hari mulai beranjak dari peraduan semula
malam itu larut, tapi penuh kelip bintang di seberang jendela
mimpi mulai merasuki diri, ingin kubongkar semua gairah dalam dada sampai ia keluar merajut kembali benang-benang yang pernah ku putuskan begitu saja
saat-saat indah memang sangat sulit untuk aku patahkan
dalam benak terbayang candanya
dalam tawa terbayang keharmonisan yang pernah ia ciptakan dulu sewaktu aku masi menggenggam erat tangannya
sinar matahari yang merada di ufuk timur serasa lebih indah, lebih menakjubkan ketika ia berkata
"kau lah orang yang berarti di hidupku"
bulan memang masih di sampingku, menemani mimpi-mimpi indah yang aku ciptakan
mungkin seperti di buat-buat
aku ingin semuanhya nyata, semua yang aku impikan !
hidupku berarti, sangat sangat berarti dan berharga
akan kuawali stiap hariku dengan langkah pasti dan berarti, dan mungkin yang sangat ISTIMEWA.
KAULAH SEGALANYA !