Pernah sesekali terlintas dalam angan dan masih membayang. Kenyataan bahwa diri ini memang tidak lebih baik dari sebelumnya menyadarkanku untuk terus berusaha menjadi yang terbaik. Ada waktu dimana aku sering kali lupa bersukur, bahwa Tuhan telah memberiku kehidupan sampai saat ini. Tuhan begitu baik telah memberikanku sebuah keluarga yang sangat mengerti, mengimbangi, mendukung bahkan rela berkorban untuk hidupku.
Pernah sesekali terlintas dalam angan, jejak-jejak langit masih melekat. Lambat laun memikat. Aku hanya sebutir debu yang terhalus, bahkan sempat tak terlihat jika dibandingkan dengan Tuhan yang Maha Besar. Tuhan Maha Bijaksana telah menciptakan makhluk sepertiku yang terkadang tak tahu di untung.
Pernah sesekali terlintas dalam angan, jejak-jejak langit yang membekas di awan. Menyadarkan betapa indah hidupku ini. Bahkan, sampai detik ini aku masih bisa menikamti secangkir kopi di tengah gerimis. Memandangi tiap tetes air yang jatuh dari langit. Bercengkrama, bercanda gurau, saling jatuh cinta dan tenggelam dalam raut wajah yang bebinar.
Aku masih bisa menikmati sinar mentari yang menyentuh kulitku lembut, kemudian menyapaku lewat jendela kamar dengan tirai yang sedikit terbuka. Terbias lewat kaca jendela, menyapaku dalam lelap.
Sampai saat ini, Tuhan masih mengizinkanku untuk bersandar dalam doaku padaNya. Masih mengizinkanku membuka mata setelah tidur panjang yang membuatku terjaga dalam penat.
Tuhan masih mengizinkanku menghirup nafas yang diberikanNya, mengizinkanku untuk terus jatuh cinta kepadaNya, bersujud dalam diam, meneteskan air mata dalan setiap doaku padaNya.
Tuhan terima kasih untuk hidup yang Kau berikan hingga saat ini. Terima kasih karena telah mengizinkan nafasku menjeda dalam jiwa yang kadang beku karena asaku. Terima kasih telah memberi harap pada langit gelap dengan menggantungkan rembulan agar aku bisa terjaga dalam lelap. Terima kasih yang teramat dalam, untukMu yang selalu dalam jiwaku.
Sebab Aku Cinta
Buku antologi kedelapan dari Pena Indis
Kisah di balik Sosial Media
Buku antologi ketujuh dari Probi Media
Ayah Ajari Siapa Aku!
Buku antologi keenam dari Pena Indis
Ketika Ijab Qobul Terucap
Buku antologi kelima dari Gema Sastra Publishing
Menggapai Impian
Buku antologi keempat dari Asrifa Publishing
Dreamland of Fantasy
Buku antologi ketiga dari Pustaka Jingga
Perjuangan Hidupmu Inspirasiku
Buku antologi kedua dari GP Publishing
First Writing
Translate
Cari Blog Ini
Popular Posts
About Me
- bilqis anisah
- Seorang ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Memiliki hobi menulis dan memasak. Sebenarnya, apapun yang dilakukan jika ada doa dan usaha didalamnya akan menjadi berkah untuk kehidupan kelak.
Blogger templates
Kamis, 25 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar