Kamis, 14 Agustus 2014

Tepian Harap

Diposting oleh bilqis anisah di 23.23 0 komentar
Terkadang aku selalu ingin menggantungkan harapku kepadamu, Pangeran
Rasanya begitu dalam sampai terkadang menyakitkan
Aku juga selalu ingin menepikan rinduku pada sebuah cahaya yang menggantung di langit sana
Membelaiku indah dalam ketidaksadaranku akan satu hal, Cinta
Cinta yang membuatku seperti ini, membuatku sembuh dari rasa sakit
Membuatku sakit dalam kesembuhanku, membuatku marah dalam diamku dan membuatku diam dalam kehampaan

Terkadang cinta menyakitkan, namun ku akui bahwa kau tidak lebih menyakitkannya dari rasa yang tak pernah aku inginkan itu
Kau selalu bisa membuat lekukan manis di sudut bibrku
Selalu bisa memanjakanku dengan bunga bahkan bintang di langit sana

'kan ku tepikan setiap rasa yang aku punya kepada-Nya di atas sana yang selalu mengerti di setiap lembar keadaan yang menyelimutiku...

Jumat, 15 Agustus 2014
13:20

Sabtu, 19 April 2014

Kisah Usang

Diposting oleh bilqis anisah di 03.09 0 komentar
Mungkin terlalu indah untuk mengenang semua itu, mencoba menebak apa yang ada dipikiranmu saat ini. Menerawang jauh melewati batas impian seperti angin yang enggan berlabuh. Mungkin terlalu sakit untuk aku rasakan hingga akhirnya ku ingin semuanya usai. Dalam hitungan tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, bahkan detik. Semua rasa ku pikir telah sempurna. Ternyata ada yang lebih sempurna dari semua ini.

Pernah kau mencoba untuk menghiraukanku tapi, lagi lagi rasa itu kembali singgah. Tak sampai hatimu untuk dapat melepas bayangku dalam jejak langkahmu. Mencoba menghadirkan kembali kisah usang di masa lampau.

Kita pernah bercerita dengan jarak. Pernah juga sesekali meghadirkan rindu untuk aku suguhkan sebagai hidangan penghangat cinta. Dan terkadang aku tak pernah lelah untuk melakukan itu meskipun kini kita tak lagi bisa bergandengan seperti dulu waktu kau mencintaiku.

Dulu kita pernah bercerita tentang masa depan, dimana hanya ada kau dan aku sebagai pemeran. Dulu, kita pernah merajut impian bersama. Inginkan untuk singgah ke negeri sakura itu, menikmati alam dan menemukan kebahagiaan kita. Dulu, kita juga pernah bersatu dalam cinta, meleburkan semua angan, menciptakan sebuah senyuman yang membawa kita pada kebahagiaan sesungguhnya.

Sekarang? Rasanya aku tak ingin membicarakan apa yang ku alami sekarang. Terlalu sakit untuk mengingatnya. Terlalu lemah untuk aku bertahan dalam ketiadaan cinta.

Jumat, 07 Februari 2014

Teruntukmu, dengan seragam putih abu!

Diposting oleh bilqis anisah di 18.06 0 komentar

Aku ingat saat itu, saat dimana hati ini mulai berbunga untuk pertama kalinya. Saat raga ini mulai gemetar menatap mata indah itu. Saat dimana hari terasa begitu indahnya, dan menjadi milikku! Aku terlihat begitu bahagia, begitu merona. Teruntukmu, calon imamku.

Mentari begitu cerah, terlihat dibalik gedung sekolah. Mulai menampakkan diri malu-malu, untuk menyapaku. Ku ingat hari itu tepat pukul satu, engkau menyapaku. Hari bahagiaku ada di tanganmu mulai saat itu!

Genggam tanganku kapan pun kau butuh. Mencintaimu lebih dari itu. Dan bahagiaku, saat bersamamu...

 

Blog Bilqis Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea