Ada saat saat dimana aku harus melewati ini sendiri, tanpa ibu yang selalu mendamaikanku
mengusap lembut rambutku
memanjakan aku dalam tiap dekapannya
Ada saat saat dimana tubuh ini tak kuat untuk menahan semua beban yang ada
hanya ibu yang mampu meluluhkan segalanya
mengerti akan perasaanku
mengetahui setiap apa yang aku rasakan
besar kasihnya takkan hilang di telan masa, takkan lekang oleh waktu
takkan sirna di hatiku
Ada saat saat dimana aku harus menghadapinya sendiri
alur kehidupan yang tak pernah sejalan dengan apa yang aku ingin dan butuhkan
dengan apa yang aku pikirkan
tapi semangat seorang ibu tak mampu terkalahkan oleh apapun
bahkan bom atom sekalipun
semangatnya kuat sekuat baja, jiwanya lembut selembut sutra
dan dekapannya hangat sehangat mentari yang setiap pagi selalu menyapaku
Ibu, terima kasih karena engkau selalu mengajarkanku yang terbaik
terima kasih karena kau telah mendamaikan hatiku bahkan sampai saat ini
sampai bumi tak berputar kau tetap menjadi kehangatan bagiku
sampai nafasku berhenti atau bahkan aku akan hidup kembali kau tetap segalanya
PELITAKU, SEMANGATKU, PAHLAWANKU, adalah IBU.
Sebab Aku Cinta
Buku antologi kedelapan dari Pena Indis
Kisah di balik Sosial Media
Buku antologi ketujuh dari Probi Media
Ayah Ajari Siapa Aku!
Buku antologi keenam dari Pena Indis
Ketika Ijab Qobul Terucap
Buku antologi kelima dari Gema Sastra Publishing
Menggapai Impian
Buku antologi keempat dari Asrifa Publishing
Dreamland of Fantasy
Buku antologi ketiga dari Pustaka Jingga
Perjuangan Hidupmu Inspirasiku
Buku antologi kedua dari GP Publishing
First Writing
Translate
Cari Blog Ini
Popular Posts
About Me
- bilqis anisah
- Seorang ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Memiliki hobi menulis dan memasak. Sebenarnya, apapun yang dilakukan jika ada doa dan usaha didalamnya akan menjadi berkah untuk kehidupan kelak.
Blogger templates
Jumat, 16 Desember 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar