Kamis, 28 Februari 2013

My Wish

Diposting oleh bilqis anisah di 15.06 1 komentar


Allah, terima kasih atas subuh yang indah ini.
Yang telah memberikanku kedamaian di dalamnya.
Yang takkan membuatku bosan untuk menjalaninya.
Yang selalu dapat membuat hatiku bergetar saat aku bersujud dihadapan-Mu, Allahku.

Allahku, sungguh aku terlalu lemah dan kecil.
Aku memohon ampunan atas dosa-dosaku
Mulai detik ini, aku ingin menjadi manusia yang lebih baik dan lebih bertaqwa hanya kepada-Mu
Berikanlah kebaikan kepada setiap denting waktu di hari-hari yang kami jalani.
Berikanlah kebaikan kepada orang tua kami.
Berikanlah mereka umur yang panjang agar mereka dapat menikmati hari-hari mereka dan melihat kebahagiaan di setiap tatapan mereka, kesehatan yang tak pernah ada habisnya, kemudahan di setiap jalan yang mereka lalui.
Amin amin amin ya robbalalamin J

Rabu, 27 Februari 2013

Aku, Kamu, KITA dan "Jarak"

Diposting oleh bilqis anisah di 05.09 0 komentar


Terlalu berat untuk berkompromi dengan jarak, begitu juga dengan diriku yang terlalu memaksa agar jarak dapat lebih memahami apa yang aku rasakan khususnya, KAMI. Yah, 2 tahun sudah aku menjalani hubungan ini dengannya. Panggil saja dia Deddy. Dialah lelaki yang selalu menemaniku dulu, jauh sebelum aku mengenal jarak hingga aku bersahabat dengan jarak meski terlalu memaksa.
Dia selalu membuat hidupku lebih berwarna. Selalu ada cerita disetiap pertemuan yang kami ciptakan. Senyum yang tak pernah membuatku jenuh sedikitpun. Kasih sayangnya yang tak pernah habis untukku.
Tapi sekarang, jarak telah membuat semuanya terasa tak seindah dulu. Kadang aku muak dengan jarak yang kami ciptakan sendiri. Aku muak. Ingin rasanya aku memberontak. Tapi siapa peduli? Jarak tak pernah mengerti arti cinta dan mencintai. Jarak egois. Tapi bukankah kami yang sebenarnya egois? Kami sendiri yang membuat keadaan menjadi seperti ini. Awalnya memang aku yang memutuskan untuk melanjutkan sekolahku ke luar kota. Aku fikir itu adalah hal yang biasa saja. Jauh tak jadi masalah. Tapi prediksi awalku salah. Jauh memang tak jadi masalah, tapi jarak? Lagi-lagi ia membuatku kesal. Kesal karena aku tidak bisa seperti dulu, yang hampir setiap hari menjalani hari-hariku bersamanya. Tertawa lepas, senyum lebar, foto bersama, bercanda ria, bahkan ketika aku bersedihpun dia selalu ada, saat aku menangis dia selalu mengusap air mataku dengan lembut. Sentuhan tangannya yang menyentuh jemariku kadang membuatku berfikir. Apakah dia benar-benar menyayangiku. Walaupun aku sering terlihat bodoh ketika aku menangis. Karena yang ku tahu, jika aku menangis wajahku tidak secantik aku tertawa. Yah, bisa dibilang aku terlihat sangat konyol, jelek, seperti anak ingusan. Terlau banyak kenangan indah yang kami ciptakan.
Kami sama-sama masih duduk di bangku kuliah dengan jurusan dan fakultas yang berbeda tentunya. Dan yang pasti di tempat yang berbeda pula. Dia di Palembang, dan aku di Lampung. Tak mudah menyamakan waktu untuk berbagi cerita. Kami sering sibuk dengan kegiatan kami masing-masing. Tak jarang salah satu di antara kami meributkan hal yang itu-itu saja. Pernah di satu waktu, tak ada sedikitpun kabar tentangnya yang membuatku menjadi bingung. Entah harus bertanya kepada siapa dimana posisinya sekarang. Sehingga pada suatu ketika dia baru menghubungiku dan memberitahuku kemana saja dia seharian ini. Tanpa fikir panjang, aku langsung emosi dan marah habis-habisan. Tanpa memikirkan perasaanya lagi. Ku fikir, siapa suruh dia seperti itu? Toh dia yang salah. Jadi, dia pantas-pantas saja mendapat omelanku yang mungkin tak ada habisnya ini. Aku marah. Aku kesal. Dan aku jengkel dengan sikapnya yang seperti itu. Dan akhirnya kamipun bertengkar hingga menimbulkan opini yang berbeda diantara kami. Sejam. Dua jam. Tiga jam dan akhirnya kami berdamai kembali. Begitulah yang sering terjadi. Maka, tak heran jika kami bertengkar dan baikan lagi. Itu sudah biasa.

Selasa, 19 Februari 2013

Undangan Pernikahan Online, "Mari Menghemat Kertas, Sejukan Bumi Indonesia!"

Diposting oleh bilqis anisah di 20.45 2 komentar
Judul yang saya gunakan diatas bukan sekedar ajakan biasa. Judul terbebut melukiskan kisah yang dialami bumi kita saat ini, Indonesia. Yap, sampai detik ini penggunaan kertas masih saja meningkat pesat, hampir sebanding dengan penggunaan elektronik saat ini. Menurut artikel yang pernah saya baca Executive Director Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Liana Brastasida mengakui penggunaan kertas hingga saat ini masih tinggi. Meski orang-orang sudah beralih menggunakan beragam alat elektronik canggih, hal tersebut tidak berpengaruh.
Mungkin sekarang kita belum merasakan dampak atau akibat dari perbuatan yang kita lakukan. Semakin banyak kertas yang kita gunakan, maka semakin tercemar pula lingkungan tempat tinggal kita. Mari kita menghemat penggunaan kertas dengan cara memberitahu hal-hal kecil kepada orang terdekat kita sedini mungkin. Jangan sampai kita merasakan dampak yang tidak dari perbuatan kita sendiri.

Menghemat kertas bukanlah hal yang sulit. Banyak media pendukung yang dapat kita gunakan sebagai acuan. Misalnya penggunaan elektronik berupa komputer, media penyimpanan data (flashdisk), dan masih banyak media lain yang bisa kita gunakan untuk menghemat pemakaian kertas.
Disisi lain, kertas yang kita gunakan bukan sekedar untuk mencetak data kantor saja, melainkan kita menggunakan kertas juga untuk keperluan pribadi. 

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menghemat penggunaan kertas.Salah satunya adalah dengan membuat Undangan Pernikahan Online. Yap, apa salahnya jika kita tidak menggunakan atau membuat Undangan dengan media kertas. Sekarang adalah zaman canggih, zaman elektronik, zaman praktis. Dimana pada zaman ini kita dapat membuat apa saja yang kita inginkan dengan media komputer, termasuk Undangan Pernikahan Online. Mungkin terdengar asing bagi sebagian orang yang tidak tahu atau baru tahu tentang Undangan Pernikahan Online. Dengan Undangan Pernikahan Online, kita dapat menghemat penggunaan kertas yang saat ini sedang merajalela dan naik daun dikalangan masyarakat Indonesia.
Undangan Pernikahan Online dapat berfungsi sebagai bahan pelengkap dari Undangan Cetak yang mungkin pada saat pencetakaan undangan tersebut ada yang kurang jelas tentang alamat si pengundang, Undangan Penikahan Online juga berfungsi sebagai informasi kepada kerabat yang tidak bisa disampaikan dalam bentuk tercetak karena muatannya terbatas.

Tidak ada masalah tanpa solusi, begitu pula dengan penggunaan kertas yang semakin lama semakin meningkat. Solusinya hanya satu yaitu Kemauan. Ada kemauan pasti ada jalan, begitulah orang membahasakannya sebagai Pepatah.

Jadikan bumi Indonesia sebagai bumi yang berwawasan. Selamatkan, Cintailah bumi Indonesia, Bumi kita tercinta. Mari menghemat kertas dengan cara mengurangi pemakaian kertas salah satunya melalui Undangan Pernikahan Online!








Karena Cinta Takkan Pernah Salah

Diposting oleh bilqis anisah di 19.45 4 komentar
"Semoga abadi untuk hidup kita dan mereka yang kita cintai".


Ini adalah cerita kami, cerita antara aku dan dia. Cerita dimana kita telah merajut kasih selama beberapa tahun lalu. Sepertinya aku tak pernah merasakan hal sebahagia ini. Hal dimana aku akan menjadi seorang isteri untuknya, yang aku cintai. 

Kepada langit, aku ucapkan terima kasih karena telah menyejukkan jiwa kami yang kadang lelah menjalani kehidupan ini.
Kepada mentari, kami berikan senyuman hangat sehangat pelukan yang telah kau beri ketika kami memerlukan dekapan.

Kepada Ibu, kami mengucapkan terima kasih, maaf dan rasa bersalah kami karena kami terkadang tidak mematuhi nasehat yang kau beri untuk kami, dan bahkan kehidupan kami. Terima kasih karena selama ini telah menjadi sahabat terbaik yang takkan pernah pudar dari kehidupan kami.

Kepada Ayah, kami sangat mencintaimu seperti kami mencintai ibu.

Dan Kepada Allah, yang selalu ada di hati kami. Kau-Lah segalanya. Yang berkuasa atas langit dan bumi. Tanpa kehendak-Mu pernikahan ini takkan berjalan dengan baik dan khusyuk. Terima kasih, Allahku.

Berikanlah kami restu agar pernikahan kami menjadi abadi seperti apa yang kalian alami dan yang kalian harapkan untuk kami, ayah dan ibu.




Senin, 18 Februari 2013

Kepingan rindu yang aku simpan dan seringkali tak tersampaikan

Diposting oleh bilqis anisah di 05.52 0 komentar
Setiap kepingan rindu yang aku simpan dan seringkali tak tersampaikan
Kadang membuatku marah dan tak beraturan
Aku tahu ini Cinta, tapi apakah pantas setiap aku merindukanmu aku harus menahannya hingga membengkak dan melebur menjadi satu dan akhirnya pecah berantakan?
Aku tahu ini Sayang, tapi apakah setiap kali aku harus memendam rasa rindu ini yang akan berujung pada air mataku sendiri?

Jumat, 15 Februari 2013

Walau Bukan Tinta Emas (Part II)

Diposting oleh bilqis anisah di 06.23 0 komentar
Dan gue baru sadar bahwa setiap orang punya masalahnya masing-masing. Hari ini gue baru dapet sms dari pacar gue, dia nanya gimana rasanya kerja di bidang yang bukan bidang kita. Gue bilang aja butuh proses buat ngejalaninnya, lebih mahamin lagi apa kerjaannya biar bisa ngerti. Tapi kayaknya pemikiran gue beda sama dia dalam hal ini. Dia berfikir dia mesti bisa, dan bukan juga dalam artian "pasrah" sama keadaan, dia bakal ngejalanin ini semampunya. Gue sih mendukung apapun keputusan yang udah dia bikin, karena semuanya ada di tangan dia. Gue selalu nyemangatin dia kalo lagi kerja, nasehatin dia biar jaga kesehatan, makan jangan telatlah, dan selayaknya pacar yang setia dan dewasa gue selalu bilang sama dia "banyak-banyak minum ya yang biar gak dehidrasi" *LOL. Yang ada dia malah ke WC terus, jadi beser deh.

Dan salah satu moment yang gue inget sampe sekarang pas dia belom keterima kerja adalah kita sering banget ketemu. Entah siang, sore, malem, yang pasti sehari sekali pasti ketemu, kayak keramas! Disetiap pertemuan kita pasti ada aja hal yang konyol banget yang kita berdua lakuin. Misalnya nih, kentut bareng, ngupil, cubit-cubitan, sampe bingkai foto nyokap bokap gue jatoh dan nimpa kepalanya dia. Konyol banget kan?
Oke, udah kelar kekonyolan yang kita buat. Dan beralih ke nonton film. Yang namanya nonton DVD itu kudu konsentrasilah ya, tapi beda sama kita. Kita gak butuh konsentrasi aja udah ngerti, udah faham. Yang kita lakuin pas nonton DVD adalah saling ganggu, gue yang emang terlahir udah jahil selalu gangguin dia. Dan sebaliknya, dia yang gak terima gue jahilin, jadi ngejahilin balik. Yah, begitulah kehidupan kita selama dua tahun saling kenal dan saling cinta *CIE. Moment yang lebih seru lagi adalah foto bareng dia yang selenge'an.  Dimana muka kita sama-sama dijelek-jelekin, udah jelek malah tambah ancur. Dan ini adalah salah satu kenangan yang bakal gue simpen seumur hidup gue.


Dan gaya gue itu adalah Radar Neptunus. Radar itu kayak semacam sinyal yang menghubungkan gue sama dia, cie elah bisa romantis juga gue. Gue berharep foto ini gak dibilang norak, alay, basi sama Raditya Dika, Amin *LOL. Gue bersyukur karena udah dibolehin pacaran. Gak kayak dulu waktu gue masih SMP. Pacaran aja masih gak ngerti. Di tembak cowok malah lari. Terus pas disamperin malah ngumpet dirumah tetangga. Konyol tapi ngangenin masa-masa ABG gue itu. Dan sekarang udah 19 tahun gini, gak kerasa bentar lagi 20. Oh myGod! No! Gue gak mau umur gue 20 tahun, please! Gue masih mau nikmatin umur gue yang masih belasan ini, Allah. Tapi apa mau dikata, beginilah proses kehidupan. Dari bayi menuju balita, dari balita menuju remaja, dan sebelum memasuki fase remaja, kita harus memasuki fase ALAYterlebih dahulu. Fase dimana gue selalu merhatiin gaya gue difoto dengan tangan yang sedang hormat, atau tanda pisss, dan gaya alay lainnya. Setelah memasuki fase ALAY, barulah kita memasuki fase DEWASA, yah seperti gue sekarang ini yang udah punya pacar. Maaf ya yang jomblo, gak maksud buat nyinggung *UPS.
Dan tepat dihari ini, gue bakal ngerubah segala sikap buruk gue. Gue bakal menciptakan berbagai penemuan yang bisa menghebohkan dunia. Ngajak temen-temen gue foto dengan gaya radar neptunus gue itu dan gue jadiin foto itu kalender yang super gede yang bakal dijual di mini market terdekat. Beli kalender gratis foto! Heboh kan! *PRET.

(Bersambung....)

Rabu, 06 Februari 2013

*Oh My Allah

Diposting oleh bilqis anisah di 09.50 0 komentar

Malem ini gue ngrasa gak ngantuk sama sekali. Tadi siang pas Deddy dateng kerumah, gue malah molor dan hampir ngusir dia buat pulang. Tapi berhubung dia bawa makanan dan dilanda rasa kangen juga sama gue, akhirnya gue gak jadi nyuruh dia balik. Jahat ya gue ? Biasa aja ah.
Oke, ceritanya itu hari ini gue super duper bingung dikarenakan oleh hal-hal yang sangat penting yang belum gue urus. Allah, kalo gue gak inget Allah aja ya gak tahu tuh gue. Bleng!
Awalnya niat gue ini baik dan tulus. Gue mau ngajuin beasiswa PPA yang diadain di kampus. Pembukaannya sih tanggal 1 Feb sampe 1 Maret, lumayan dikasih waktu 1 bulan buat siap-siap. Tapi apa ? Gue malah santai aja sampe sekarang. Alhasil gue jadi gak niat! Oke ? Kelar nih urusan.
Temen-temen gue juga lagi pada sibuk di kampung halaman masing-masing, termasuk gue. Fine ! Gue ini pengen tapi males mau bolak balik Palembang-Lampung. Sekali-kali keluar negeri kenapa sih ? Ke Lampung aja suka ogah-ogahan apalagi luar negeri. Oh MyAllah gak tahu lagi gue mesti bilang apa sama diri gue sendiri.
Dan ujung-ujungnya gue buka facebook, chattingan sama temen gue, curhat tentang lelaki yang itu-itu aja. Hampir dibikin emosi gue sama dia. Gara-gara nyari link facebook dari tadi gak ketemu-ketemu padahal "dia" (linknya)  nongkrong di atas. Oh Allah, mesti gimana lagi ini. Tapi akhirnya ketemu juga linknya.
Oke, udah selesai gue emosinya, soalnya dia udah bilang "peace mament". Oh come on darling. Itu gak seberapa. Sama gue mah santai aja, selagi ada makan *LOL.

NB: kalo mau dideskripsiin ekspresi gue persis kayak yang di gambar !

LDR*

Diposting oleh bilqis anisah di 09.20 0 komentar

Kamu tahu ?
Aku selalu teringat akan momen momen indah dan berharga yang pernah kita lewati dahulu
Kamu tahu ?
Setiap tetes air mata ini,  itu karena kamu, dulu kamu terlalu sering membuat hati ini pedih dan menangis
Kamu tahu ?
Bayangan kamu itu selalu hadir disetiap malam dan mimpi indahku
Kamu tahu ?
Aku selalu terbangun dari tidurku setiap aku mengkhawatirkan keadaanmu
Kamu tahu ?
Saat beberapa hari yang lalu kamu membuatku takut, khawatir akan keadaanmu disana, lalu aku mencoba untuk menghubungimu, tetapi apa yang aku dapatkan ? Kecewa.


Dan kamu tahu apa yang aku lakukan dengan jarak ?
Aku marah !
Aku jenuh !
Aku selalu mengharapkan jarak tidak terlalu mempermasalahkan tentang kita
Tapi apa ?
Nyatanya aku tak bisa, aku tak mampu berkompromi dengan jarak dan waktu yang terlalu mengekang hubungan ini seakan ini adalah kutukan akan keputusanku jauh darimu

Apakah kamu ingat momen dimana kita selalu berdua melepas rasa rindu yang terlalu memuakkan ini sayang ?
Apakah kamu masih mengingat semua itu ?
Tolong jangan kecewakan aku lagi seperti kemarin !
Dan tolong, jangan membuat kekhawatiran ini menjadi sebuah kejenuhan.
Aku mencintaimu, dan aku juga ingin berdamai dengan jarak.

Jatuh Cinta ?

Diposting oleh bilqis anisah di 09.06 0 komentar


Walau sedikit tersirat aku selalu menyadarinya
Menyadari bahwasanya kau selalu memperhatikanku walau dari jauh
Namun, tahukah kau aku sangat bahagia
Mungkin kau yang tidak menyadari itu

Apakah arti cinta menurutmu ?
Aku tahu, aku tak mungkin menanyakan itu kepadamu
Karena aku mengetahui berapa besar resiko yang akan muncul dihadapanku
Oh no ! sungguh aku tak semudah itu

Walau Bukan Tinta Emas (Part 1)

Diposting oleh bilqis anisah di 04.27 0 komentar
Nama gue Bilqis. Lebih lengkapnya Bilqis Anisah. Gue sekarang lagi ngelanjutin studi gue di salah satu Universitas Negeri di Bandar Lampung. Yah, gue ngambil Jurusan Komunikasi diprodi Perpustakaan dan Informasi. Awalnya sih cuma iseng ikut-ikutan test PMPD. Eh, gak taunya malah keterima. Itu juga yang ngajakin test sepupu gue berhubung dia udah keterima duluan dengan jurusan yang beda pastinya. Yap, dia ngambil jurusan agriculture. Gue sedikit bangga sama dia bisa masuk fakultas itu tanpa tes. Kasih tepok tangan dulu deh *LOL. Oke, ceritanya udah cukup. Gue rasa ini saatnya gue menceritakan hal yang sesungguhnya yang ada dibenak gue sekarang. Mulai!
Awalnya banyak yang bakal gue pikirin sebelum nulis ini. Dari beberapa novel yang gue baca dan beberapa film yang gue amati. Gue jadi semangat buat menggeluit bidang yang emang gue suka. Misalnya ya ini, nulis. Banyak hal yang gue dapet selama di kota ini. Kota lampung tercinta. Banyak juga rintangan yang harus gue alamin selama gue disini. Contohnya, gue harus kenal dan ngerasain yang namanya LDR. Yah, gue beruntung punya pacar kayak Deddy yang selalu ngerti posisi gue, dan yang pasti dia juga selalu akrab dan bersahabat dengan  "jarak" walaupun agak sedikit egois. Yang mesti gue syukurin lagi adalah gue bahagia punya onyong-onyong kesayangan gue. Onyong-onyong ? Yap, itu panggilan gue buat sahabat-sahabat gue yang pastinya selalu ada buat gue.

Pagi itu, seperti biasa. Dengan posisi tidur yang gak menentu. Kepala dibawah dan kaki diatas. Mata gue sedikit kebuka dan ngeliat jam dinding gue yang warnanya ijo itu. Uwaaaaaaaaaaa!!!!! ternyata udah jam 9 dan gue mesti kudu cepet-cepet ke kampus. Mampus! ibu kosan udah teriak-teriak gini bangunin gue tapi tetep aja dari dulu sampe sekarang gue ngerasa diri gue ini apalah kali ya? Gue sendiri aja bingung, bimbang, galau, bahkan cloudy kali yaa. Entahlah.
Oke dan besoknya lagi gue ngelakuin hal yang sama juga. Dan setiap hari selau gitu sampe akhirnya gue ketemu sama Messy, temen kosan gue. Berhubung kamar dia juga sebelahan sama gue. Dan akhirnya kita deket. Oke kita deket dan sekali lagi gue ulangi. Kata "deket" itu punya banyak arti. Oke ? Kelar.
Dan saking deketnya gue sama dia. Dia jadi gue anggep kayak emak gue sendiri. Yah, berhubung dia lebih tua 2 tahun dari gue.
Hari-hari gue selalu bareng dia dan gak lupa juga gue ngajakin dodom sebagai temen curhat paling profesional. Karena mereka berdua selalu ada buat gue kapanpun gue minta walau kadang gue paksa. Dodom ? Yah, dia itu adalah boneka domba yang super gede yang Deddy kasih buat gue sebelum keberangkatan gue kesini. Hem mulai deh ngisep ingus lagi kalo nginget momen indah itu. Kangeeennn.
Balik ke cerita!
Dan sekali lagi gue sahabatan sama Messy. Walaupun baru beberapa tahun ini. Kita selalu sama-sama. Mulai dari makan, nonton, curhat, dan mandi pun kita selalu bareng. Kocak abis kalo gue sama dia udah bedua serasa sama orang sepuluh kali ya.

(lebih banyaknya nanti gue sambung di "Walau Bukan Tinta Emas (Part 2)" ya. See You!

Senin, 04 Februari 2013

Nadaku

Diposting oleh bilqis anisah di 07.52 0 komentar


dan tepat sekali, kamu biasa bermain main dengan keingin tahuanmu itu sayang
aku bahagia ketika mendapati senyummu yang merekah itu
aku bagai melayang di udara yang tak akan pernah sirna dari terang
tetaplah menjadi seperti ini dihatiku, aku untukmu ! ku pastikan itu

dan kembali lagi mentari bersinar menyapa pagiku
aku tahu kau sama denganku, perasaanmu memang untukku
yah, tentu saja begitu
aku mengetahui itu sejak dulu !

wah ada lagi ! ternyata cinta ini, cinta ini sungguh sungguh mempesonaku dalam setiap lantunan lagumu itu

 

Blog Bilqis Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea