Untukmu, yang lebih dulu merindu
Sampaikan salamku pada angin yang datang membawamu kemari sampai lupa diri
Sampaikan salamku pada nyanyian burung yang menghantarkan hadirmu disini
Sampaikan salamku pada aroma parfummu yang merindu
Sampaikan salamku pada jiwa yang menungguku dalam semu
Untumu, yang lebih dulu merindu
Aku tahu ini kelabu
Kelam tak terbayang oleh waktu
Aku tahu ini hanya sebuah angan yang membawa di bawah lukisan
Lukisan namamu di dalam hatiku
Untukmu, yang lebih dulu merindu
Aku tak bisa tahan, bahwa aku juga merindu
Sebab Aku Cinta
Buku antologi kedelapan dari Pena Indis
Kisah di balik Sosial Media
Buku antologi ketujuh dari Probi Media
Ayah Ajari Siapa Aku!
Buku antologi keenam dari Pena Indis
Ketika Ijab Qobul Terucap
Buku antologi kelima dari Gema Sastra Publishing
Menggapai Impian
Buku antologi keempat dari Asrifa Publishing
Dreamland of Fantasy
Buku antologi ketiga dari Pustaka Jingga
Perjuangan Hidupmu Inspirasiku
Buku antologi kedua dari GP Publishing
First Writing
Translate
Cari Blog Ini
Popular Posts
About Me
- bilqis anisah
- Seorang ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Memiliki hobi menulis dan memasak. Sebenarnya, apapun yang dilakukan jika ada doa dan usaha didalamnya akan menjadi berkah untuk kehidupan kelak.
Blogger templates
Kamis, 26 Mei 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar