Kamis, 03 September 2015

Hey!

Diposting oleh bilqis anisah di 00.41
Halo! Apa kabar? Sudah lama ya tidak ku sapa? Maaf, aku terlalu sibuk dengan segudang pekerjaan yang masih menumpuk di kantorku. Hari ini aku ingin berbagi cerita tentang masa kuliah yang begitu indah. Masa dimana 'katanya' setiap orang akan mengalami jatuh cinta. Masa dimana 'katanya' seseorang bisa mendapatkan teman lebih banyak, wawasan luas dan semua yang diinginkan. Masa dimana 'katanya' seseorang akan tumbuh jauh lebih dewasa dalam segala hal. Masa dimana 'katanya' seseorang akan bersikap lebih dewasa daripada biasanya. Yah, semua itu memang sudah ku lalui. Tapi, ada sedikit cerita yang memang mengalir apa adanya tanpa sandiwara. Masa dimana pertemanan dan persahabatan akan hilang perlahan karena sebuah alasan'skripsi'. Masa dimana pertemanan dan persahabatan tidak lebih penting daripada bimbingan dan bertemu dosen. Masa dimana uang tidak menjadi segalanya daripada menghadapi sidang skripsi. Masa dimana keadaan selalu tidak berpihak kepada kita ketika menunggu dosen pembimbing ada diruangannya. Masa dimana langkah kaki dan semangat tidak lebih besar daripada revisi. Masa dimana semua UKM sangat tidak dibutuhkan daripada sebuah kepastian dalam lembar tanda tangan yang berisi kita siap ujian skripsi. Semua itu masih membekas dalam ingatan siapapun yang pernah mengalaminya.

Kuliah.Kata yang tidak mudah dicapai seseorang. Sebuah kata tunggal yang memiliki arti jamak. Sebuah kata yang sangat diinginkan oleh siapa saja. Sebuah kata yang menyenangkan diawal tapi lelah di akhir. Sebuah kata yang memiliki proses panjang demi memindahkan seutas tali dikepala. Sebuah kata yang bermakna sangat dalam, lebih dalam dari apapun. Lebih luas dari samudera. Lebih berat dari berton ton baja. Kata yang bermakna tapi tidak memiliki arti yang sama. Tidak semua orang mampu menjalaninya. Sebagian takut diakhir tujuannya. Sebagian lagi ada yang menganggapnya sebagai rintangan dan cobaan hidup. Tapi, semua itu tak ada arti jika tidak ada perjuangan. Kuliah, tidak semdah membalikkan telapak tangan. Butuh semangat, dukungan, dan kerja keras untuk dapat lulus menghadapinya. Masalah skripsi hanya soal bagaimana cara kita menyikapinya. Jika semangat dan kerja keras yang menguasai diri, itu semua akan dengan mudah kita lewati. Tapi jika malas dan tidak peduli yang menguasai. Maka, bersiaplah untuk kalah sebelum perang.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Bilqis Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea