Kepada kamu yang selalu menungguku.
Terima kasih banyak karena telah menyatukan kembali hati yang pernah terpecah sebelumnya.
Kepada kamu yang selalu membuat senyum manis di bibirku.
Terima kasih banyak untuk berjuta tawa dan ceria yang selalu hadir di setiap pertemuan kita.
Kepada kamu yang selalu aku rindukan.
Terima kasih banyak untuk rindu yang selalu terjaga dan tersampaikan walau dengan sedikit hambatan.
Kepada kamu, sungguh aku membutuhkan sandaran lenganmu yang kokoh itu untuk menampung segala kesedihanku.
Kepada kamu, kamu dan kamu lagi,
Aku berharap Tuham mendengar segala inginku.
Terima kasih lagi, dan terima kasih.
Sebab Aku Cinta
Buku antologi kedelapan dari Pena Indis
Kisah di balik Sosial Media
Buku antologi ketujuh dari Probi Media
Ayah Ajari Siapa Aku!
Buku antologi keenam dari Pena Indis
Ketika Ijab Qobul Terucap
Buku antologi kelima dari Gema Sastra Publishing
Menggapai Impian
Buku antologi keempat dari Asrifa Publishing
Dreamland of Fantasy
Buku antologi ketiga dari Pustaka Jingga
Perjuangan Hidupmu Inspirasiku
Buku antologi kedua dari GP Publishing
First Writing
Translate
Cari Blog Ini
Popular Posts
About Me
- bilqis anisah
- Seorang ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Memiliki hobi menulis dan memasak. Sebenarnya, apapun yang dilakukan jika ada doa dan usaha didalamnya akan menjadi berkah untuk kehidupan kelak.
Blogger templates
Senin, 24 Juni 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar